PADDENNUANG.COM. Parepare — Hujan deras dan angin kencang yang terjadi pada Rabu, 1 Februari kemarin, mengakibatkan banjir dan tanah longsor di belasan titik wilayah di 4 Kecamatan kota Parepare.
Akibat dari kejadian ini dua orang warga jalan Bukit Madani Timur (Tegal) Kelurahan Lapadde Kec.Ujung ditemukan meninggal 4 Km dari rumahnya. Korban yang ditemukan meninggal hanyut terbawa air ini adalah
Ramli (43) dan Fitri (40)
Keduanya merupakan pasangan suami istri dan ditemukan meninggal usai banjir yang terjadi sekitar pukuk 17.00 hingga 22.00 Rabu, 1/2 malam.
Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Parepare Baharuddin, mengatakan, pihak BPBD sudah melakukan evakuasi kepada korban, dan rencananya akan dikembumikan Kamis, 2 /2 sore ini.
“Untuk korban yang meninggal, kami sudah evakuasi dan serahkan ke keluarganya, sementara korban yang terdampak
saat ini masih didata” ungkap Baharuddin Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Parepare.
Selain melakukan pendataan pihak BPBD juga mendirikan posko Darurat dan dapur umum di Halaman Call Centre dan BPBD jalan Jendral Sudirman Kec.Bacukiki Barat, posko ini juga akan menampung bantuan dari warga dan dermawan yang berempati dari bencana ini.
Sekertaris BPBD Hj. Irma Suryani mengatakaan, saat ini pihak BPBD sudah melakukan pendataan dan membuka posko dan dapur umum bagi warga yang terdampak
Beberapa dermawan dan organisasi menyerahkan bantuanya ke Posko BPBD nantinya kita akan data dan salurkan bantuan ini ke Warga yang tertimpa bencana dan terdampak dari bencana ini.
Ia juga mengatakan, pihak BPBD belum memastikan berapa besar jumlah kerugian materil dari bencana ini, namun pada dasarnya banjir kali ini menerjang belasan titik di 4 Kecamatan di Parepare, berupa lahan persawahan, Pemukiman warga, dan fasilitas umum yang ikut rusak, terangnya. (**)






