Sementara itu, Ketua Panitia Vestifal Mappadendang, Ikrar Labatoa, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mengangkat kembali nilai-nilai luhur budaya agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
“Budaya adalah identitas. Tugas kita menjaga dan mewariskannya. Festival ini menjadi wadah silaturahmi, ruang edukasi, sekaligus hiburan bagi masyarakat,” ujar Ikrar.
Ia berharap, festival tersebut dapat menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya daerah serta memperkuat rasa kebersamaan dalam menjaga warisan leluhur.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap ada perhatian lebih dari pemerintah. Dukungan kebijakan, pendanaan, dan fasilitas sangat penting agar tradisi tidak sekadar bertahan, tetapi juga berkembang menjadi kebanggaan daerah maupun bangsa,” tutupnya.
Sekadar diketahui, turut hadir pada kegiatan itu, Ketua Tim Penggerak PKK, dr Andi Arfiah Tasming, Pj Sekda Parepare, Amarun Agung Hamka, Wakil Pimpinan DPRD Parepare, Suyuti dan Yusuf Lapanna, unsur Forkopimda, tokoh agama dan masyarakat.







