Dalam kesempatan itu, Tasming Hamid menyampaikan apresiasinya kepada panitia penyelenggara yang berhasil menghadirkan lomba Sandeq sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Car Free Day.
Ia menegaskan, kegiatan ini bukan hanya sekadar lomba, tetapi juga wujud pelestarian budaya bahari yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat pesisir.
“Saya sangat bangga dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia serta semua pihak yang terlibat. Lomba Sandeq ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjaga warisan tradisi kita dan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui UMKM,” ujar mantan anggota DPRD dua periode itu.
Sementara Penjabat Sekretaris Daerah Kota Parepare, Amarun Agung Hamka mengatakan, kemeriahan lomba perahu tradisional Sandeq di PantaiKu menjadi bukti nyata bagaimana olahraga tradisional, wisata, dan ekonomi lokal dapat berjalan beriringan.
Pemerintah Kota Parepare, kata dia, berkomitmen menjadikan event serupa sebagai agenda rutin yang mampu menarik minat wisatawan sekaligus mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan masyarakat. (p)







