LPADDENNUANG.COM. Parepare — Panitia penjaringan bakal calon rektor IAIN (Institut Agama Islam Negeri) Parepare masa jabatan 2026 – 2030 menjamin akuntabilitas verifikasi berkas bakal calon. Suksesi kepemimpinan di Institut Agama Islam Negeri (IAIN)
Parepare memasuki fase krusial menjelang ambang batas penutupan pendaftaran.
Panitia Penjaringan Bakal Calon Rektor Masa Jabatan 2026-2030 mencatat progres
signifikan dengan diterimanya berkas pendaftaran dua figur Guru Besar pada Jumat,
9 Januari 2026.
Kedua kandidat tersebut masing masing Prof. Dr. H. Andi Aderus, Lc., M.A. (Guru Besar/Wakil Rektor 2 UIN Alauddin Makassar) yang hadir pada pukul 14.00 WITA. disusul Prof.
Dr. Hannani, M.Ag. (Guru Besar/Rektor IAIN Parepare Periode 2022-2026) pada pukul 16.00 WITA.
Secara administratif, berkas kedua kandidat dinyatakan lengkap pada
saat penyerahan (complete by document) Mekanisme Verifikasi Faktual dan Klarifikasi Administrasi
Ketua Panitia Penjaringan, Dr. M. Ali Rusdi, M.HI., menjelaskan, meskipun berkas
telah diterima secara lengkap, panitia akan melanjutkan ke tahapan yang lebih substantif,
yakni verifikasi keabsahan dokumen.
“Pasca penutupan pendaftaran, kami akan melakukan verifikasi kelengkapan untuk
menguji autentisitas dan validitas berkas yang berlangsung pada 13-14 Januari 2026 mendatang. Tahapan ini sangat krusial untuk memastikan seluruh persyaratan fungsional dan
administratif memenuhi standar regulasi yang berlaku,” tegas Dr. M. Ali Rusdi.
Lebih lanjut, beliau menambahkan panitia memiliki kewenangan untuk melakukan prosedur mitigasi risiko administratif. “Dalam hal terdapat dokumen yang memerlukan pendalaman atau klarifikasi, panitia akan melakukan verifikasi lapangan atau klarifikasi langsung ke instansi penerbit dokumen tersebut pada tanggal 15-16 Januari 2026. Ini adalah bentuk komitmen kami terhadap prinsip akuntabilitas,” imbuhnya.
Ketentuan Ambang Batas dan Timeline Pengumuman
Sesuai dengan amanat PMA Nomor 4 Tahun 2024 Pasal 5 ayat (1) Huruf e, panitia tetap
memantau pemenuhan kuota minimal pendaftar (paling sedikit 3 orang). Jika kuota
tersebut terpenuhi hingga batas akhir pada 12 Januari 2026, maka proses akan berjalan sesuai jadwal tanpa perpanjangan.
“Apabila kondisi objektif terpenuhi dan tidak diperlukan masa perpanjangan, maka
pengumuman hasil seleksi administrasi bakal calon Rektor akan dilaksanakan pada 20 Januari 2026,” jelasnya.
Panitia kembali mengimbau kepada para akademisi yang memenuhi kualifikasi untuk
segera mendaftarkan diri pada hari terakhir pendaftaran (Senin mendatang) guna
optimalisasi efisiensi jadwal penjaringan. Seluruh instrumen pendaftaran dapat diunduh
melalui portal resmi: https://www.iainpare.ac.id/rektor-kita.
Panitia menjamin bahwa seluruh proses ini dilakukan secara transparan, profesional, dan bebas dari intervensi, demi melahirkan kepemimpinan yang kredibel bagi IAIN Parepare di masa depan.
Sekretariat Panitia Penjaringan Bakal Calon Rektor IAIN Parepare Jl. Amal Bakti No. 8 Soreang, Kota Parepare Email: mail@iainpare.ac.id, Hp/Wa: 0852-5709-9481 (M. Ali
Rusdi) atau 0852-3098-1111 (Dirga Achmad) Panitia Penjaringan Bakal Calon Rektor Masa Jabatan 2026-2030
Ketua,Dr. M. Ali Rusdi, S.Th.I., M.H.I.
Sekretaris,
Dirga Achmad, S.H.,M.H. (*)







