Mengusung tema “Ramadhan untuk Kebaikan, Ekonomi Berdaya”, kegiatan ini diikuti hampir 100 tenant UMKM. Beragam produk ditawarkan, mulai dari aneka takjil dan kuliner khas Ramadan, fesyen muslim, produk kreatif lokal, hingga sektor otomotif dan wahana permainan anak.
Panitia pelaksana menyebutkan, Ramadhan Fair menjadi momentum bagi pelaku UMKM untuk naik kelas dan memperluas jaringan pasar. Selain mendongkrak omzet, kegiatan ini juga diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat selama bulan suci.
Sementara itu, perwakilan HIPMI Parepare mengungkapkan jumlah UMKM di Parepare terus menunjukkan tren peningkatan dalam lima tahun terakhir. Dari sekitar 16 ribu pelaku usaha, kini telah menembus angka lebih dari 20 ribu UMKM.
Pertumbuhan tersebut menjadi sinyal positif bahwa sektor usaha mikro, kecil, dan menengah semakin kokoh sebagai tulang punggung ekonomi daerah.
Ramadhan Fair Vol. 5 pun diharapkan tak hanya menjadi ajang transaksi, tetapi juga simbol kebangkitan ekonomi kreatif yang berlandaskan nilai keberkahan di Kota Parepare. (P)












