Aktifis LSM : Proyek Green House Tanpa Jejak

PADDENNUANG.COM. Parepare — Aktifis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dari Koalisi Masyarakat Anti Korupsi (Kom@K) Andi Ricky Syahrul. menyikapi sejumlah proyek di Dinas Ketahanan Pangan tahun anggaran 2017 dan 2023 pada program pembangunan Green House diduga Mark Up.

Itu disampaikan Sekum Kom@K Andi Ricky S. kepada media Jum,at. 27/2/2026. Menurutnya, proyek Green House disejumlah titik di wilayah Kecamatan tidak ditemukan lagi sebagai bentuk program pembinaan ditengah masyarakat.

“Kami menilai program ini lebih banyak Mark Up nya dibanding produktifitas ditengah masyarakat” ungkap Andi Ricky S.

Menurutnya setiap program pembangunan Green House diestimasikan menelan anggaran Rp.100 juta hingga 200 juta setiap titiknya, dan itu tersebar di beberapa titik wilayah Kecamatan.

Olehnya indikasi ini akan kami teruskan ke pihak APH untuk ditindak lanjuti, kami menilai program ini menelan anggaran hingga ratusan juta hingga Miliaran rupiah jika itu tersebar disetiap titik Kelurahan.

Kami menilai adanya potensi murk up program ini dikarenakan pelaksanaanya, bukan pada tender, melainkan penunjukan dari Instansi terkait kepada pihak pihak dan oknum tertentu, bahkan ada yang dilaksanakan oknum legislator partai tertentu, katanya.

Tekait hal ini, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Muh.Idris S.Km. belum bisa memberikan keterangan. (*)