Selain itu, safari religi ini juga menjadi wadah untuk mendorong pemberdayaan umat, memperkuat adab dalam kehidupan sehari-hari, serta menjaga persatuan dan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Suasana keakraban semakin terasa saat kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama dalam satu nampan atau tradisi liwetan. Momen ini menjadi simbol kebersamaan, kesetaraan, serta mempererat hubungan kekeluargaan antar peserta yang hadir.
Walikota Parepare meninggalkan Musallah Nur Qolby pada pukul 21.05 wita dengan meletakkan kebersamaan dan nilai silaturahmi yang senantiasa perlu di pelihara dan dirawat.
Kapolsek KPN Iptu Suardi melalui keterangan tertulisnya menyebutkan bahwa kunjungan safari Wali Kota Parepare di Mushollah Nur Qolby ini tidak hanya berfokus pada aspek religi, tetapi juga menekankan pentingnya menjaga persatuan bangsa dan meningkatkan peran aktif masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. (*)






