“Jadi kita merespon baik kesiapan dari Anggota DPRD Parepare, khususnya yang membidangi atas kesiapannya menerima Kami, jadi agenda Hearing ini, kami akan mempertanyakan proses kelangkaan yang terjadi pada LPG (Linguid Petroleium Gas) khususnya jenis melon kemasan 3 Kg, yang menjadi langka ditengah masyarakat, meski pun ada, harganya diluar dari biasanya (HET) yang biasanya ditingkat pengecer Rp.15.500 kini jadi Rp.20.000 hingga Rp.25.000. dan itu sudah berlangsung sejak 2 pekan terakhir, dan itu yang akan kita pertanyakan ke DPRD” Ungkap Ketua Ormas yang peduli masalah sosial ini.
Ditegaskanya, karena jadwal Hearing ini dilakukan masih dalam masa Pandemi Covid 19. Maka pihak LMP Kota Parepare, tetap mengedepankan protokoler Covid yang diterapkan di DPRD, Pihak LMP juga mematuhi protokoler itu, termasuk mewajibkan Anggotanya yang ikut hearing menggunakan kostum kebesaran LMP dan menggunakan masker saat menuju ke DPRD, terang H.Syamsul lagi. (**)